Ryzen 3 3300X Review Hands On, terlalu MURAH kebangetan KENCENG

Setelah menunggu dengan tidak sabar, akhirnya tim Kepotekno diberikan kesempatan oleh AMD untuk mengetest langsung salah satu processor gahar tersebut.

Kali ini kami melakukan pengetestan untuk processor Ryzen 3 3300X, processor 7nm dengan 4 cores 8 threads dan 18MB cache.

Yang menarik dari processor ini adalah harganya yang hanya 120 dollar, yang apabila berdasarkan kurs saat ini sekitar dibawah 2 juta rupiah.


Dengan harga yang murah, tentunya ekspetasi dari kami juga tidak begitu tinggi. Namun melihat tingginya clock yang diberikan dan topologi yang unik dengan single CCX tentunya hal ini sangat membuat kami penasaran untuk melakukan pengetestan processor Ryzen 3 3300X ini.

  • Spesifikasi

Ryzen 3 3300X memiliki 4 cores 8 Threads dengan 18MB Cache. Walaupun begitu Ryzen 3 3300X hanya memiliki TDP 65W. Dan juga pada Ryzen Master terbaca memang hanya ada 1 CCX yang aktif sehingga CCX 0 dikosongkan.




  • Hardware

Untuk pengetestan ini kami menggunakan motherboard X570 Taichi dari Asrock, namun kalian tidak perlu khawatir untuk Ryzen 3 3300X ini masih dapat digunakan di B450 atau kedepannya di B550 sedangkan untuk seri A320 sepertinya belum dikonformasikan apakah akan mendukung processor ini juga.

Disisi RAM kami masih menggunakan andalan kami GSkill FlareX 16GB dual channel dengan kecepatan 3200 Mhz dan timing default.

Dan disisi kartu grafis, juga masih menggunakan kartu grafis low budget Radeon RX 5500XT dari Sapphire Pulse.

Sedangkan untuk power supply kami masih menggunakan yang terpasang di benchmark case kami, yaitu Enlight 650W dan untuk storage kami menggunakan SSD NVME Adata yang terpasang di mobo Asrock ini.

Masalah penggunaan power, Ryzen 3 3300X ini memiliki TDP yang sangat kecil hanya 65W sehingga dipasangkan dengan RX 5500XT penggunaan listrik hanya berkisar 200W.

  • Benchmark

Untuk benchmark kami menggunakan CPUZ, Cinebench, Time Spy dan Blender 3D. Dan hasil yang didapatkan untuk Cinebench cukup mengejutkan dengan Ryzen 3 3300X unggul tipis dari i7 7700K yang memiliki harga 2 kali lipat nya.




Sedangkan untuk gaming, walaupun tertahan oleh bottleneck di kartu grafis RX 5500XT, Ryzen 3 3300X tetap menunjukan peningkatan dibandingkan Ryzen 3 3200G yang kami test dengan kartu grafis yang sama. Tentunya kedepannya kami akan coba juga dengan kartu grafis yang lebih powerful pada review berikutnya.


  • Video Review


  • Kesimpulan

Dengan harga 2 jutaan kebawah ($120) Ryzen 3 3300X menawarkan kemampuan yang sangat dahsyat dan tentunya akan dengan mudah menguasai pasar low budget PC gaming. Walaupun begitu penggunaan 1 CCX untuk 4 Core memang menghasilkan panas yang agak lebih tinggi dibanding konfigurasi 2 cores dalam 1 CCX sehingga penggunaan cooler lebih baik dengan pasta yang berkualitas sangat rekomendasi dari kami.

Bagaimanapun juga langkah AMD menghadirkan 2 processor gahar di kelas entry level merupakan langkah yang sangat menguntungkan konsumen dalam membangun PC gaming low budget mereka. Great Works!!



Post a Comment

0 Comments