Tuesday, January 15, 2019

Notebook Desain Idaman, Lenovo Yoga 530

Lenovo Yoga 530 yang ditenagai Ryzen processor dan AMD Radeon Vega hadir dengan mengedepankan kemampuan tinggi serta portabilitas untuk pekerja seni yang mobile.



  • DESAIN

Dengan desain convertible, Lenovo Yoga 530 memiliki desain yang terlihat elegan namun tidak mengurangi unsur fungsionalitas dari sebuah notebook yang powerful.

Material yang digunakan juga cukup kokoh dengan menggunakan magnesium untuk bagian keyboard namun sayangnya back cover sepertinya menggunakan plastik.

Dibagian layar sudah menggunakan gorilla glass yang bertujuan melindung layar sentuh 14 inch IPS 1080p dari notebook ini.

untuk kecerahan layar maupun ketajaman warna memang tidak sebaik notebook convertible yang sebelumnya kami review, tapi masih cukup baik dan tidak disangka lebih nyaman untuk dilihat berlama-lama.

  • SPESIFIKASI
Spesifikasi Lenovo yoga 530 hadir di indonesia dengan varian Ryzen 5 2500U dan Ryzen 7 2700U, Dengan selisih harga tidak berbeda jauh varian Ryzen 7 2700 mungkin lebih worthed untuk didapatkan saat ini.

 Untuk notebook yang kami review saat ini menggunakan Ryzen 5 2500U dan vega 8,
sama seperti review processor ryzen 5 2500U sebelumnya, Demi menjaga suhu processor akan terlock dibawah 3 ghz saat full load. dan dapat mencapai 3.6 Ghz saat aktif single core.

Dan seperti biasa juga notebook tipis menghasilkan panas yang cukup tinggi dimana saat melakukan syntentic test dengan cinebench suhu processor bisa mencapai 80 C tapi tenang saja kalian bisa menurunkan suhu dengan merubah menjadi better performance atau menurunkan maksimum core clock nya di power management.

Walau begitu penggunaan Ryzen 5 2500U untuk aplikasi desain maupun gaming sudah cukup berlebih sehingga kemungkinan mencapai suhu maksimal kecil kemungkinan. Namun kalian akan dapat merasakan hangat dibagian atas keyboard sebelah kiri.

Berbicara soal suhu fan yang digunakan lenovo yoga 530 ini tidak terlalu berisik walau full load. pastikan juga lubang ventilasi dibagian belakan tidak tertutup agar performa dari notebook ini tetap maksimal.

Vega 8 juga merupakan VGA yang cukup tangguh untuk gaming casual. Memainkan beberapa game seperti CS-Go Dragon Ball fighter Z masih dapat dilakukan dengan mudah.

Sedangkan untuk PES 2019 juga masih bisa mendapatkan diatas 40 FPS untuk settingan low 720p dan game baru just cause 4 juga bisa mencapai diatas 20 FPS namun banyak grafik glitch kemungkinan dikarenakan driver yang tidak sesuai.

Sayangnya untuk optional upgrade sepertinya sulit dilakukan sendiri, selain kalian harus mempunyai obeng khusus yang walaupun tidak mahal tapi tetap butuh keahlian khusus untuk mengupgrade RAM dan SSD dari notebook ini.



  • FINAL VERDICT
Kembali ke dasar tujuan utama dalam membeli lenovo yoga 530 adalah performa dalam penggunaan desain baik 2D dan 3D. Untuk Lenovo yoga 530 juga menyediakan pen stylus yang ternyata menggunakan battery a2 didalamnya.

Secara fungsionalitas pen stylus ini kami rasakan lebih asik digunakan dikarenakan akurasi yang baik hampir menyerupai pen tablet kami. Dan Lenovo juga menyediakan slot untuk meletakan pulpen ini yang bisa di masukan ke port usb pada Lenovo Yoga 530 ini.

Dengan harga 11jutaan untuk varian ryzen 5 dan 13 jutaan untuk varian ryzen 7 kami rasa lenovo yoga 530 menjadi notebook yang bisa kami andalkan dalam desain 2D sehari hari kami. (Ys)

Monday, January 14, 2019

Ponsel dengan Layar Lipat pertama di dunia

Event CES 2019 selalu menampilkan sesuatu yang unik dan inovatif setiap tahunnya.
Salah satunya adalah ponsel dengan layar lipat pertama ini.

Ponsel dengan layar Amoled yang flexible ini merupakan ponsel comersial pertama dengan layar yang bisa ditekuk. Ponsel ini diberi nama Flex Pai yang merupakan produksi dari brand Royole.

Flexy Pai hadir dengan layar 7.8 inch dalam tablet mode dengan ratio 4:3 dan resolusi 1920x1440.
Pada saat dilipat Flex Pai mempunyai dimensi 16:9 (1920x1440) untuk layar utama dan 18:9 (729x1449) untuk layar kedua.

Kedua layar ini dapat digunakan secara bersamaan untuk berbagai aplikasi tanpa mengganggu aktifitas aplikasi lainnya. Agar dapat ditekuk layar ini tidak menggunakan kaca gorilla glass layaknya ponsel flagship lainnya. Melainkan plastik yang lentur sehingga dapat ditekuk di bagian tengahnya.

Untuk ketahanan layar nya sendiri memang di klaim bisa mencapai 200.000 kali tekukan. Namun berdasarkan informasi Linus pada channelnya, Ponsel yang dipamerkan dalam CES 2019 ini terlihat sudah terdapat ghosting di beberapa icon ponsel ini.




Ponsel ini akan di tenagai oleh processor Octacore Snapdragon 8 Series dengan clock 2.8 Ghz. Dan di sektor grafik menggunakan Adreno 640 dan RAM 8GB. Untuk internal storage sendiri mendapatkan kapasitas 128GB dan 256GB tergantung varian yang dipilih.

Ponsel ini juga sudah dilengkapi kamera dual kamera 16mp dan 20mp yang dapat digunakan baik sebagai kamera depan atau belakang berkat layar yang bisa ditekuk dari Flex Pai.

Dengan batere 3800 mAh, Flex Pai sudah cukup untuk memberikan tenaga ponsel ini seharian untuk kedua layar nya.

Dibandrol dengan harga $ 1588 atau sekitar 24 jutaan untuk varian 128GB, dengan banyaknya issu yang bisa ditimbulkan oleh penggunaan Flex Pai sebagai ponsel sehari hari menurut kami sepertinya ponsel ini masih belum cukup layak digunakan saat ini.(Ys)


Kursi Para Sultan, Predator Thronos

Untuk memanjakan para Gamer, ACER tidak pernah berhenti berinovasi. Salah satunya kursi gaming dengan teknologi memukau yang dipamerkan di CES 2019 kemarin.

Kursi Gaming All in One ini diberi nama Predator Thronos. Selain memberikan kenyamanan untuk bermain lama-lama, Kursi Gaming ini sudah dilengkapi full sistem PC dan Acessoris nya.

 
Predator Thronos ini memiliki spesifikasi PC yang juga dibilang tidak main main. Untuk memberikan tenaga 3 monitor Predator X217 U, Predator Thronos ditenagai CPU dari Predator Orion 500 dengan processor i7 9700K dan kartu grafis Nvidia GTX 1080 serta RAM 32GB.

Selain itu juga ada varian dengan CPU Predator Orion 900 dengan core i9 7900x dan kartu grafis RTX 2080 Ti dual SLI.


Predator Thronos ini memiliki cockpit yang bisa dirubah angle nya serta cup holder untuk mengoptimalkan kenyamanan dalam bermain.

Dengan dibandrol harga 200 juta untuk seri i7 dan 300 juta untuk seri i9, Fix kursi gaming ini hanya dapat dimiliki oleh Sultan. (Ys)