AMD Radeon PRO VII, Kartu Grafis profesional untuk workstation High End




Masih ingat dengan Radeon VII, Kartu grafis 7nm pertama yang pernah terlupakan?

Kali ini Radeon menghadirkan kartu grafis khusus untuk workstation yang di fokuskan untuk grafik engineering maupun komputasi ilmiah.

AMD Radeon Pro VII ini  masih menggunakan memory high bandwith 2 (HBM2) sebesar 16GB layaknya Radeon VII sebelumnya.

Tentunya AMD Radeon Pro VII sudah memiliki dukungan untuk PCIE teknologi interkoneksi PCIe® 4.0 bandwidth tinggi.

Untuk detail spesifikasi sendiri, AMD Radeon Pro VII ini memiliki 3840 Stream Processor dengan kemampuan mendeliver output untuk 6 monitor sekaligus.



“Para profesional saat ini ditantang untuk memenuhi tenggat waktu singkat dengan anggaran ketat dimana bertujuan untuk memberikan hasil kelas dunia,” kata Scott Herkelman, corporate vice president and general manager, AMD Graphics Business Unit. “Mereka menuntut lebih banyak dari kartu grafis mereka, dan AMD Radeon Pro VII memberikannya dengan menyediakan teknologi inovatif, performa tinggi yang memungkinkan pengguna untuk mengelola simulasi yang lebih besar dan kompleks dengan mudah, menciptakan dan mengelola media digital resolusi tinggi dan konten signage digital, dan mengembangkan aplikasi HPC canggih untuk mendorong gelombang baru penemuan ilmiah pada superkomputer skala besar penyebaran.”

Menurut website resmi AMD, Radeon Pro VII akan memiliki kemampuan sebagai berikut :
  • Performa Presisi Ganda Terkemuka - Hingga 6,5 TFLOPS (FP64) performa presisi ganda untuk tuntutan beban kerja teknik dan ilmiah, kartu grafis Radeon Pro VII memberikan 5.6x kinerja per dolar1 dibandingkan kompetitor pada viewset AMD Internal Benchmark for Altair® "Screw Auger" EDEM.   
  • Memori Kecepatan Tinggi – HBM2 16GB dengan bandwidth memori 1TB/s dan kemampuan penuh ECC menangani model dan dataset besar dan kompleks dengan latensi rendah secara mulus.   
  • AMD Infinity Fabric Link – Koneksi bandwidth tinggi, latensi rendah dengan pembagian memori antara dua GPU AMD Radeon Pro VII, memungkinkan pengguna untuk meningkatkan ukuran dan skala beban kerja proyek, mengembangkan desain yang lebih kompleks dan menjalankan simulasi yang lebih besar untuk mendorong penemuan ilmiah. AMD Infinity Fabric Link menyediakan bandwidth 5,25x PCIe® 3.0 x16 dengan kecepatan komunikasi hingga 168 GB/s peer-to-peer antar GPU.
  • Kerja Jarak jauh – Pengguna dapat mengakses workstation fisik mereka dari mana saja secara virtual untuk produktivitas tanpa hambatan dengan IP workstation jarak jauh yang dibangun di dalam driver AMD Radeon Pro Software for Enterprise driver4.  
  • Dukungan bandwidth tinggi PCIe 4.0 – PCIe 4.0 menghadirkan dua kali lipat bandwidth PCIe 3.0 memungkinkan performa mulus untuk 8K, interaksi image multichannel.  
  • Frame Lock/Genlock – Mengaktifkan output presisi tersinkronisasi untuk display wall, digital signage, dan tampilan visual lainnya (diperlukan modul sinkronisasi AMD FirePro ™ S400).  
  • Dukungan Resolusi Tinggi /Multi-display – Mendukung hingga 6x display panel yang disinkronkan, HDR penuh dan resolusi layar 8K (display tunggal) yang dikombinasikan dengan ultra-fast encode dan decode untuk peningkatan alur kerja multi- stream.    
  • Sertifikasi Aplikasi Profesional– Dioptimalkan dan disertifikasi dengan aplikasi profesional terkemuka untuk stabilitas dan kehandalan. Daftar aplikasi ISV dengan sertifikasi Radeon Pro Software dapat ditemukan disini.
  • ROCm™ Open Ecosystem – Platform software terbuka untuk komputasi yang dipercepat menyediakan model pemrograman GPU yang mudah dengan dukungan untuk OpenMP, HIP, dan OpenCL™, serta dukungan untuk pembelajaran mesin dan kerangka kerja HPC terkemuka, termasuk TensorFlow™, PyTorch™, Kokkos, dan RAJA.
Tentunya sebagai profesional yang membutuhkan kemampuan tinggi baik untuk pengolahan grafik maupun perhitungan simulasi, hadirnya AMD Radeon Pro VII sangat dinantikan.



Untuk kalian yang ingin meminang kartu grafis gahar ini, AMD Radeon Pro VII akan dipasarkan pada pertengahan juni 2020 dengan harga $1899 USD atau sekitar 30 juta rupiah.

Post a Comment

0 Comments