5 Hal yang mungkin terjadi apabila tetap menggunakan sistem operasi windows 7



14 januari 2020 ini akhirnya Microsoft menghentikan support terhadap Windows 7 bagi para penggunanya setelah 10 tahun lebih.

Hal ini cukup mengejutkan terutama karena Windows 7 merupakan sistem operasi favorit setelah windows XP.

Windows 7 pertama kali rilis pada 22 july 2009 dengan mengedepankan fitur desktop yang clean namun memiliki fitur aero dari windows vista.

Bedarasarkan data dari gs.statcounter.com Windows 7 masih memiliki pengguna 26.7 % jauh diatas windows 8 dan 8.1 yang total keduanya berada di angka 5%.
Menurut Apple, pengguna Windows 10 saat ini mencapai 400 juta user dimana menduduki 65.40% dari market share. Dan dengan demikian 163 juta user seluruh dunia masih mengandalkan windows 7 sebagai sistem operasi pilihannya.

Mengingat sejarah windows XP yang sampai sekarang masih memiliki user 1.29% atau 7 juta 900 ribu orang masih bertahan menggunakan windows ini. Apakah masih layak bertahan di windows 7 untuk perangkat PC kalian.

Berikut 5 hal yang mungkin akan kalian alami apabila bertahan di windows 7.

1. Tidak ada dukungan support dari Microsoft


Sebagai pengguna windows di Indonesia memang sangat jarang sekali kita meminta support directly ke microsoft untuk kendala yang dihadapi pada sistem operasi.

Namun apabila kalian adalah pengguna windows untuk kebutuhan server atau perangkat yang vital, tentunya support ini akan kalian butuhkan dan tidak akan kalian dapatkan kembali.

Selain support terhadap kendala, user juga tidak akan mendapatkan support untuk update driver maupun sekuriti yang tentunya berbahaya untuk data pribadi ataupun server kalian.


2. Tidak dapat mengupgrade PC kalian dengan Hardware terbaru


Baik sebagai user biasa maupun gamer, ada kalanya kalian akan melakukan upgrade hardware perangkat kalian.

Saat melakukan upgrade kalian akan membutuhkan driver yang compatible tentunya, namun hal itu tidak akan kalian dapatkan kembali dari Microsoft.

Walaupun nantinya ada beberapa vendor yang mungkin masih memberikan driver yang memiliki compabilitas yang dapat digunakan di windows 7 namun kalian tidak dapat berharap banyak. Contohnya seperti AMD yang sudah memutuskan sejak hadirnya Ryzen untuk tidak ada dukungan processor ini untuk windows 7.

3. Aplikasi / Software terbaru tidak dapat dijalankan



Kehilangan akan dukungan update tentunya beberapa aplikasi yang kalian gunakan mungkin tidak akan dapat berjalan lagi di windows 7.

Memang ada beberapa user yang lebih memilih menggunakan aplikasi atau software yang out of dated untuk aktifitasnya, namun tentunya pihak developer software tersebut juga tidak dapat memberikan dukungan apabila terjadi kendala pada software kalian kedepannya.

4. Komputer akan rentan akan malware, virus dan ransomware



Sebagian besar update yang diberikan oleh Microsoft adalah sekuriti update. Update ini memang ditujukan untuk menambal kebocoran-kebocoran sistem yang ditemukan.

Tanpa adanya dukungan update maka kalian akan sangat rentan sekali mendapat serangan virus, malware ataupun ransomware.

Walaupun kalian sudah menggunakan antivirus yang biasa digunakan, namun tentunya antivirus yang kalian gunakan juga akan obsolute dan antivirus juga tidak bisa memperbaiki apabila terdapat sistem windows terdapat leak yang bisa di exploit oleh pihak tidak bertanggung jawab.

5. Rentannya data pribadi untuk digunakan oleh pihak lain


Perlindungan yang diberikan oleh windows bukan hanya terhadap virus atau malware yang merusak software kalian, namun juga perlindungan akan akses backdoor yang bisa digunakan untuk mengambil data pribadi kalian seperti foto, video ataupun login account penting kalian.

Hal ini tentunya membuat data kalian akan sangat rentan untuk di salah gunakan oleh pihak tak bertanggung jawab.

Nah, dengan ke 5 hal yang mungkin bisa kalian alami apabila tidak mengupdate windows kalian menjadi windows terbaru, kami rasa pilihan untuk tetap di windows 7 bukanlah pilihan terbaik untuk perangkat komputer kesayangan kalian.




Post a Comment

0 Comments