UJI COBA Performa RYZEN 5 2600X

Processor Ryzen saat ini menjadi idola dikalangan overclocker dikarenakan cukup murah dan mempunyai kemampuan overclock cukup baik.



Ryzen 5 2600x kali ini hadir dengan kemampuan lebih baik dalam pengoptimalan overclocking untuk mendukung performa gaming dan editing.

Dengan adanya aplikasi Ryzen Master melakukan overclocking pada CPU Ryzen menjadi sangat mudah bahkan bagi pengguna awam dan tidak terbiasa melakukan overclocking seperti kami.

Ryzen 5 2600x adalah salah satu processor generasi ke dua pinnacle ridge yang menggunakan zen+ arsitektur yang memiliki core clock lebih tinggi dan fitur yang lebih baik.

Basic clock dari Ryzen 5 2600x ini adalah 3.6 Ghz dan boost yang dapat mencapai 4.3 Ghz. Dengan arsitektur yang terbaru ini Ryzen 5 2600x dapat menjaga performa core clock nya tetap 4 Ghz saat full load berkat fitur precision boost 2.

Selain itu untuk ryzen generasi ke dua ini memiliki kemampuan untuk mempertahankan boost tergantung dengan kemampuan pendingin processor yang kita gunakan. Sayangnya unit yang kami miliki saat ini hanya menggunakan cooling bawaan.

Kali ini kami tidak akan berbicara banyak tentang performa gaming melainkan fokus dari sejauh mana kemampuan CPU dari Ryzen 5 2600x ini dapat kami push walau hanya dengan stock cooler.

Benchmark Ryzen 5 2600x

Hasil pengetestan overclock kami bisa mendapatkan maksimal frekuensi 4.225 Ghz pada setiap core nya. Sedangkan untuk 4.250 tidak dapat berjalan dengan baik saat dilakukan benchmark dan untuk pengetestan overclocking individual per core malah mendapatkan hasil lebih kecil entah dikarenakan BUG pada aplikasi Ryzen Master atau ada settingan yang salah.


Kesimpulan yang kami dapatkan Ryzen 5 2600x memang memberikan performa yang luar biasa walau tanpa dilakukan overclock. Sayangnya Kartu Grafis yang kami gunakan saat ini adalah Rx 560 4GB sehingga pengetestan gaming belum mendapatkan hasil maksimal. (Ys)